
Mengingat TBM ini diselenggarakan secara swadaya, maka kami harus kreatif mencari dana, terutama dana operasional untuk membayar honor penjaga perpustakaan.
Saat ini, kami terbuka menerima sumbangan (dalam bentuk apapun). Barang-barang yang bukan berbentuk bahan bacaan, kami jual dengan membuka stand Barberku, di sebelah perpustakaan.
Mengingat harga-harga yang kami tawarkan cukup murah, maka animo masyarakat untuk membeli barang-barang tersebut cukup tinggi. Baju-baju muslimah menempati urutan pertama dalam penjualan, disusul kemudian dengan kerudung, handuk, dan sandal.
Alhamdulillah saat ini kami dipinjami kulkas, sehingga kami juga dapat menjual minuman serta makanan sejuk seperti jelly, es mambo, dll.
Kedepannya, Insya Allah akan semakin banyak diversifikasi, baik jenis makanannya, maupun jenis usahanya, amin.